Mari
kita simak lebih dalam…
Mungkin
sekarang kita berlomba – lomba untuk mendapatkan emas.Hanya sebagai identitas
dan ajang untuk menjadi siapa yang paling kaya atau hanya memperlihatkan
perhiasannya hanya untuk mempercantik diri.
Semakin
banyak orang dan semakin mudahnya mereka menggunakan emas.
PT
FREEPORT
Dinegeri
kita adalah penghasil emas ke nomor 7. Memang,tak dapat di pungkiri jika negeri
kita merupakan sumber emas nomor 7 di dunia.Tapi,pernahkah kita berkaca?
Mengapa kita masih miskin walau emas kita saja sudah nomor 7 terbanyak di
dunia.Siapakah yang menikmati???
Di
Papua,eksploitasi besar – besaran. Pencemaran yang ditimbulkan yang pernah
dikutip di Kompasiana PT Freeport Indonesia,
perusahaan yang pernah terdaftar sebagai salah satu perusahaan
multinasional terburuk tahun 1996, adalah potret nyata sektor
pertambangan Indonesia. Keuntungan ekonomi yang dibayangkan tidak seperti yang
dijanjikan, sebaliknya kondisi lingkungan dan masyarakat di sekitar lokasi
pertambangan terus memburuk dan menuai protes akibat berbagai pelanggaran hukum
dan HAM.
Dampak lingkungan operasi pertambangan skala besar secara
kasat mata pun sering membuat awam tercengang dan bertanya-tanya, apakah hukum
berlaku bagi pencemar yang diklaim menyumbang pendapatan Negara? Matinya Sungai
Aijkwa, Aghawagon dan Otomona, tumpukan batuan limbah tambang dan tailing yang
jika ditotal mencapai 840.000 ton dan matinya ekosistem di sekitar lokasi
pertambangan merupakan fakta kerusakan dan kematian lingkungan yang nilainya
tidak akan dapat tergantikan. Kerusakan lingkungan yang terjadi di sekitar
lokasi PT Freeport Indonesia juga mencerminkan kondisi pembiaran pelanggaran
hukum atas nama kepentingan ekonomi dan desakan politis yang menggambarkan
digdayanya kuasa korporasi.
Tegakah?
Emas tak didapatkan langsung berupa bongkahan.Melalui proses pemisahan emas dan
tanah menggunakan mercury/air raksa (Hg) .Padahal yang kita tahu selama ini
mercury akan sangat berdampak buruk bagi kesehatan.Berikut bahaya Mercury yang
saya kutip dari http://sumbawahijau.wordpress.com/2010/10/26/dampak-mercury/
- Pada saat pembentukan janin, ia bisa mendapat paparan merkuri dari ibunya, bila ibu tersebut juga terpapar merkuri yang selama itu menumpuk dalam tubuhnya, terutama tulangnya.
- Begitu juga merkuri bisa sampai pada bayi melalui air susu ibu.
- Merkuri yang terpapar pada janin melalui ibunya bisa menimbulkan kerusakan otak, retardasi mental, gangguan koordinasi, buta, kejang, dan gangguan bicara.
- Anak-anak yang teracuni merkuri bisa mengalami kerusakan pada susunan saraf, saluran pencernaan dan ginjal.
Dan masih banyak lagi.Limbah mercury
tersebut dengan mudahnya mereka buang ke sungai.Seperti para penambang yang ada
di Galangan. Namun,mereka pun tak bisa sepenuhnya disalahkan.Karena dari faktor
ekonomi,mereka rela mempertaruhkan segalanya.Bahkan nyawa sekalipun.Jaman
sekarang,sulit mendapatkan pekerjaan. Tak bisa dipungkiri,emas dan segala
permasalahannya adalah tanggung jawab kita. Namun,kita juga harus memerhatikan
sesuatu yang lebih agung dari emas,dan juga harus kita jaga.Yaitu,bumi yang
kita pijak.